Sharing Internet dari USB modem (Macintosh)
Akhirnya, saya berhasil! Berawal dari setting-setting modem router ADSL+ kemarin, kepikiran untuk melakukan sharing internet dari modem USB Smartfren dengan 2 atau lebih PC klien. Jadi otomatis, operating system akan menjadi sebuah router dan jembatan dari koneksi internet yang berawal dari USB modem ke ethernet.
Nah kali ini saya mencobanya pada operating system yang gampang diatur dulu, yaitu Macisntosh. Yang saya pergunakan adalah versi 10.6.6 Snow Leopard. Untuk awal-awalanya, anda harus menset dulu IP ethernet dari macinstoh yang bertidak sebagai server. Set IP pada ethernet misalkan 192.168.2.1, netmask 255.255.255.0.
Setelah selesai, kembali ke menu utama dan pilih sharing. Nah bagusnya macintosh, di sana jelas mendefiniskan untuk sharing internet dari mana ke mana. Nah setelah ini anda tinggal pilih from Modem USB (saya di sini pake modemnya Smartfren) to Ethernet seperti gambar di bawah.
Setelah itu tekan start, dan jika anda terkoneksi dengan modem usbnya, internetnya akan langsung di sharing ke port ethernet. Nah jika anda langsung memakai kabel ethernet, anda bisa langsung mensetting PC client (PC yang mau di kasih sharing internet) dengan :
- IP misalkan 192.168.2.2 (terserah asalkan subnetnya sama dengan server),
- netmask 255.255.255.0,
- default gateway 192.168.2.1 (IPnya Server)
- dan DNS 192.168.2.1 (IPnya server)
- masuk ke halaman admin dari modem, kalo default TP-LINK baik luaran atau dari speedy kalo ngga 192.168.1.1 ya 192.168.1.254 dengan user admin password admin, atau menyesuaikan jika pernah di setting.

- Lalu masuk bagian Interface Setup, pilih static IP. Isikan pada Static IP Address sebuah IP terserah asalkan masih 1 subnet dengan servernya (saya memakai 192.168.2.2), subnet mask 255.255.255.0 dan gatewaynya adalah IP server (pada kasus ini saya memakai 192.168.2.1), lalu pilih save.

- Setelah itu konfigurasi nama wifi dan passwordnya di bagian Wireless

- Setelah itu ke tab LAN, setting IP Addressnya jadi 192.168.2.254 (karena harus 1 subnet), subnet 255.255.255.0. Lalu di bagian starting IP silahkan di konfigurasi sendiri. Bagian starting IP ini merupakan IP DHCP yang diberikan kepada client pada saat terkoneksi dengan modem Wifi. Lalu IP pool adalah jumlah IP yang diberikan oleh modem Wifi. Bagian terakhir adalah setting DNS nya menjadi 192.168.2.1. Lalu Save.

Nah pada saat men-save, harus langsung mengganti alamat login admin di browser dengan IP yang tadi sudah dirubah 192.168.2.254, kalo tidak, tidak akan masuk ke halaman admin.

- Nah langkah ini adalah langkah terakhir dan paling krusial. Pastikan anda telah mensetting semua bagian pada modem wifi dengan benar, atau seperti merubah password admin dan lain-lain. Jika sudah, masuk kedalam Advanced Setup lalu, ingat ingat pada nomor 1, ip pada dest IP.

Setelah selesai, tekan ADD Route, dan isikan Destination IP yang tadi 192.168.2.0, lalu subnetmasknya 255.255.255.0, gatewaynya isikan IP dari IP Server (*saya menggunakan 192.168.2.1), dan metricnya isikan 3, lalu Save.

- Nah, kalo udah ditekan Save, maka anda tidak akan bisa lagi masuk ke dalam admin page. Jadinya ketika save di tekan, browser anda akan terus berputar seperti mencari-cari koneksi seperti ini.

Tidak apa-apa! Namun memang anda tidak bisa masuk ke dalam halaman admin. Makanya jangan melakukan kesalahan sebelum melakukan langkah ke 5. Jika ingin mengembalikan seperti semula atau anda melakukan kesalahan, anda hanya perlu melakukan hardreset pada modem dengan menekan lubang kecil pada modem selama 5 detik dengan menggunakan jarum atau tusuk gigi.




Twitter
Facebook
Google